Page 493 - ALKITAB
P. 493

19:10  Ia membongkar aku di semua tempat, sehingga aku lenyap, dan seperti pohon harapanku dicabut-Nya.
       19:11  Murka-Nya menyala terhadap aku, dan menganggap aku sebagai lawan-Nya.
       19:12  Pasukan-Nya maju serentak, mereka merintangi jalan melawan aku, lalu mengepung kemahku.
       19:13  Saudara-saudaraku dijauhkan-Nya dari padaku, dan kenalan-kenalanku tidak lagi mengenal aku.
       19:14  Kaum kerabatku menghindar, dan kawan-kawanku melupakan aku.
       19:15  Anak semang dan budak perempuanku menganggap aku orang yang tidak dikenal, aku dipandang mereka orang
               asing.
       19:16  Kalau aku memanggil budakku, ia tidak menyahut; aku harus membujuknya dengan kata-kata manis.
       19:17  Nafasku menimbulkan rasa jijik kepada isteriku, dan bauku memualkan saudara-saudara sekandungku.
       19:18  Bahkan kanak-kanakpun menghina aku, kalau aku mau berdiri, mereka mengejek aku.
       19:19  Semua teman karibku merasa muak terhadap aku; dan mereka yang kukasihi, berbalik melawan aku.
       19:20  Tulangku melekat pada kulit dan dagingku, dan hanya gusiku yang tinggal padaku.
       19:21  Kasihanilah aku, kasihanilah aku, hai sahabat-sahabatku, karena tangan Allah telah menimpa aku.
       19:22  Mengapa kamu mengejar aku, seakan-akan Allah, dan tidak menjadi kenyang makan dagingku?
       19:23  Ah, kiranya perkataanku ditulis, dicatat dalam kitab,
       19:24  terpahat dengan besi pengukir dan timah pada gunung batu untuk selama-lamanya!
       19:25  Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu.
       19:26  Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah,
       19:27  yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati
               sanubariku merana karena rindu.
       19:28  Kalau kamu berkata: Kami akan menuntut dia dan mendapatkan padanya sebab perkaranya!,
       19:29  takutlah kepada pedang, karena kegeraman mendatangkan hukuman pedang, agar kamu tahu, bahwa ada
               pengadilan."

       Pendapat Zofar, bahwa sesudah kemujuran sebentar, orang fasik akan binasa
       (Ayub 20:1-29)
       20


       20:1    Maka Zofar, orang Naama, menjawab:
       20:2    "Oleh sebab itulah pikiran-pikiranku mendorong aku menjawab, karena hatiku tidak sabar lagi.
       20:3    Kudengar teguran yang menghina aku, tetapi yang menjawab aku ialah akal budi yang tidak berpengertian.
       20:4    Belumkah engkau mengetahui semuanya itu sejak dahulu kala, sejak manusia ditempatkan di bumi,
       20:5    bahwa sorak-sorai orang fasik hanya sebentar saja, dan sukacita orang durhaka hanya sekejap mata?
       20:6    Walaupun keangkuhannya sampai ke langit dan kepalanya mengenai awan,
       20:7    namun seperti tahinya ia akan binasa untuk selama-lamanya; siapa yang pernah melihatnya, bertanya: Di mana dia?
       20:8    Bagaikan impian ia melayang hilang, tak berbekas, lenyap bagaikan penglihatan waktu malam.
       20:9    Ia tidak lagi tampak pada mata yang melihatnya, dan tempat kediamannya tidak melihatnya lagi.
       20:10  Anak-anaknya harus mencari belas kasihan orang miskin, dan tangannya sendiri harus mengembalikan
               kekayaannya.
       20:11  Tulang-tulangnya boleh penuh tenaga orang muda, tetapi tenaga itupun akan membaringkan diri bersama dia dalam
               debu.
       20:12  Sungguhpun kejahatan manis rasanya di dalam mulutnya, sekalipun ia menyembunyikannya di bawah lidahnya,
       20:13  menikmatinya serta tidak melepaskannya, dan menahannya pada langit-langitnya,
       20:14  namun berubah juga makanannya di dalam perutnya, menjadi bisa ular tedung di dalamnya.
       20:15  Harta benda ditelannya, tetapi dimuntahkannya lagi, Allah yang mengeluarkannya dari dalam perutnya.
       20:16  Bisa ular tedung akan diisapnya, ia akan dibunuh oleh lidah ular.
       20:17  Ia tidak boleh melihat batang-batang air dan sungai-sungai yang mengalirkan madu dan dadih.
       20:18  Ia harus mengembalikan apa yang diperolehnya dan tidak mengecapnya; ia tidak menikmati kekayaan hasil
               dagangnya.
       20:19  Karena ia telah menghancurkan orang miskin, dan meninggalkan mereka terlantar; ia merampas rumah yang tidak
               dibangunnya.
       20:20  Sesungguhnya, ia tidak mengenal ketenangan dalam batinnya, dan ia tidak akan terluput dengan membawa harta
               bendanya.
       20:21  Suatupun tidak luput dari pada lahapnya, itulah sebabnya kemujurannya tidak kekal.
       20:22  Dalam kemewahannya yang berlimpah-limpah ia penuh kuatir; ia ditimpa kesusahan dengan sangat dahsyatnya.
       20:23  Untuk mengisi perutnya, Allah melepaskan ke atasnya murka-Nya yang menyala-nyala, dan menghujankan itu
               kepadanya sebagai makanannya.
       20:24  Ia dapat meluputkan diri terhadap senjata besi, namun panah tembaga menembus dia.
       20:25  Anak panah itu tercabut dan keluar dari punggungnya, mata panah yang berkilat itu keluar dari empedunya: ia
               menjadi ngeri.
       20:26  Kegelapan semata-mata tersedia bagi dia, api yang tidak ditiup memakan dia dan menghabiskan apa yang tersisa
               dalam kemahnya.
       20:27  Langit menyingkapkan kesalahannya, dan bumi bangkit melawan dia.
       20:28  Hasil usahanya yang ada di rumahnya diangkut, semuanya habis pada hari murka-Nya.
       20:29  Itulah ganjaran Allah bagi orang fasik, milik pusaka yang dijanjikan Allah kepadanya."
   488   489   490   491   492   493   494   495   496   497   498