Page 624 - ALKITAB
P. 624

20:4    demikianlah raja Asyur akan menggiring orang Mesir sebagai tawanan dan orang Etiopia sebagai buangan, tua dan
               muda, telanjang dan tidak berkasut dengan pantatnya kelihatan, suatu penghinaan bagi Mesir.
       20:5    Maka orang akan terkejut dan malu karena Etiopia, pokok pengharapan mereka, dan karena Mesir, kebanggaan
               mereka.
       20:6    Dan penduduk tanah pesisir ini akan berkata pada waktu itu: Lihat, beginilah nasib orang-orang yang kami harapkan,
               kepada siapa kami melarikan diri minta pertolongan supaya diselamatkan dari raja Asyur. Bagaimana mungkin kami
               terluput?"

       Ucapan ilahi terhadap Babel

       (Yesaya 21:1-10)

       21
       21:1    Ucapan ilahi terhadap "padang gurun di tepi laut". Seperti puting beliung mendesing lewat di Tanah Negeb,
               demikianlah datangnya dari padang gurun, dari negeri yang dahsyat.
       21:2    Suatu penglihatan yang kejam telah diberitakan kepadaku: "Penggarong menggarong, perusak merusak! Majulah, hai
               Elam, kepunglah, hai Madai! Aku hentikan semua keluh yang ditimbulkannya."
       21:3    Sebab itu pinggangku amat sakit, sakit mulas menimpa aku seperti sakit mulas perempuan yang melahirkan; aku
               terbungkuk-bungkuk, tidak mendengar lagi, aku terkejut, tidak melihat lagi.
       21:4    Hatiku gelisah, kekejutan meliputi aku, malam hari yang selalu kurindukan itu sekarang menggentarkan aku.
       21:5    Orang sibuk menyajikan hidangan, mengatur tempat-tempat duduk, makan, minum...Tiba-tiba kedengaran: "Hai para
               panglima! Siaplah tempur, minyakilah perisai!"
       21:6    Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: "Pergilah, tempatkanlah seorang peninjau, apa yang dilihatnya haruslah
               diberitahukannya.
       21:7    Apabila dilihatnya pasukan, pasang-pasangan orang berkuda, pasukan keledai, pasukan unta, maka haruslah
               diperhatikannya sungguh-sungguh, dengan penuh perhatian."
       21:8    Kemudian berserulah orang yang melihat itu: "Di tempat peninjauan, ya tuanku, aku berdiri senantiasa sehari
               suntuk, dan di tempat pengawalanku aku terpancang setiap malam."
       21:9    Lihat, itu sudah datang sepasukan orang, pasang-pasangan orang berkuda! Lalu berserulah ia, katanya: "Sudah jatuh,
               sudah jatuh Babel, dan segala patung berhalanya telah diremukkan dan bertaburan di tanah."
       21:10  Hai bangsaku yang telah dipijak-pijak dan diinjak-injak! Apa yang kudengar dari TUHAN semesta alam, Allah Israel,
               telah kuberitahukan kepadamu.

       Ucapan ilahi terhadap Duma
       (Yesaya 21:11-12)

       21:11  Ucapan ilahi terhadap Duma. Ada seorang berseru kepadaku dari Seir: "Hai pengawal, masih lama malam ini? Hai
               pengawal, masih lama malam ini?"
       21:12  Pengawal itu berkata: "Pagi akan datang, tetapi malam juga. Jika kamu mau bertanya, datanglah bertanya sekali lagi!"

       Ucapan ilahi terhadap Arabia
       (Yesaya 21:13-17)

       21:13  Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!
       21:14  Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian
               dengan roti!
       21:15  Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur,
               dan terhadap kehebatan peperangan.
       21:16  Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: "Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala
               kemuliaan Kedar akan habis.
       21:17  Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani Kedar, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab TUHAN,
               Allah Israel, telah mengatakannya."

       Kelancangan penduduk Yerusalem
       (Yesaya 22:1-14)

       22
       22:1    Ucapan ilahi terhadap "lembah penglihatan". Ada apa gerangan, maka semua pendudukmu naik ke sotoh-sotoh
               rumah,
       22:2    hai kota yang bersorak riuh dan ribut gembira, hai negeri yang beria-ria? Orang-orangmu yang mati terbunuh
               bukanlah terbunuh oleh pedang, dan bukanlah gugur dalam peperangan.
       22:3    Semua panglimamu sama-sama melarikan diri, mereka tertawan tanpa tembakan panah; semua orang-orang kuatmu
               sama-sama tertawan, biarpun mereka sudah lari jauh-jauh.
       22:4    Sebab itu aku berkata: "Buanglah mukamu terhadap aku, biarkanlah aku menangis dalam kepahitan; janganlah
               mendesak aku, supaya aku terhibur mengenai kebinasaan puteri bangsaku."
   619   620   621   622   623   624   625   626   627   628   629