Page 589 - ALKITAB
P. 589

26
       26:1    Seperti salju di musim panas dan hujan pada waktu panen, demikian kehormatanpun tidak layak bagi orang bebal.
       26:2    Seperti burung pipit mengirap dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena.
       26:3    Cemeti adalah untuk kuda, kekang untuk keledai, dan pentung untuk punggung orang bebal.
       26:4    Jangan menjawab orang bebal menurut kebodohannya, supaya jangan engkau sendiri menjadi sama dengan dia.
       26:5    Jawablah orang bebal menurut kebodohannya, supaya jangan ia menganggap dirinya bijak.
       26:6    Siapa mengirim pesan dengan perantaraan orang bebal mematahkan kakinya sendiri dan meminum kecelakaan.
       26:7    Amsal di mulut orang bebal adalah seperti kaki yang terkulai dari pada orang yang lumpuh.
       26:8    Seperti orang menaruh batu di umban, demikianlah orang yang memberi hormat kepada orang bebal.
       26:9    Amsal di mulut orang bebal adalah seperti duri yang menusuk tangan pemabuk.
       26:10  Siapa mempekerjakan orang bebal dan orang-orang yang lewat adalah seperti pemanah yang melukai tiap orang.
       26:11  Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya.
       26:12  Jika engkau melihat orang yang menganggap dirinya bijak, harapan bagi orang bebal lebih banyak dari pada bagi
               orang itu.
       26:13  Berkatalah si pemalas: "Ada singa di jalan! Ada singa di lorong!"
       26:14  Seperti pintu berputar pada engselnya, demikianlah si pemalas di tempat tidurnya.
       26:15  Si pemalas mencelupkan tangannya ke dalam pinggan, tetapi ia terlalu lelah untuk mengembalikannya ke mulutnya.
       26:16  Si pemalas menganggap dirinya lebih bijak dari pada tujuh orang yang menjawab dengan bijaksana.
       26:17  Orang yang ikut campur dalam pertengkaran orang lain adalah seperti orang yang menangkap telinga anjing yang
               berlalu.
       26:18  Seperti orang gila menembakkan panah api, panah dan maut,
       26:19  demikianlah orang yang memperdaya sesamanya dan berkata: "Aku hanya bersenda gurau."
       26:20  Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran.
       26:21  Seperti arang untuk bara menyala dan kayu untuk api, demikianlah orang yang suka bertengkar untuk panasnya
               perbantahan.
       26:22  Seperti sedap-sedapan perkataan pemfitnah masuk ke lubuk hati.
       26:23  Seperti pecahan periuk bersalutkan perak, demikianlah bibir manis dengan hati jahat.
       26:24  Si pembenci berpura-pura dengan bibirnya, tetapi dalam hati dikandungnya tipu daya.
       26:25  Kalau ia ramah, janganlah percaya padanya, karena tujuh kekejian ada dalam hatinya.
       26:26  Walaupun kebenciannya diselubungi tipu daya, kejahatannya akan nyata dalam jemaah.
       26:27  Siapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa
               dia.
       26:28  Lidah dusta membenci korbannya, dan mulut licin mendatangkan kehancuran.


       27
       27:1    Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.
       27:2    Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.
       27:3    Batu adalah berat dan pasirpun ada beratnya, tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang
               bodoh.
       27:4    Panas hati kejam dan murka melanda, tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?
       27:5    Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.
       27:6    Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.
       27:7    Orang yang kenyang menginjak-injak madu, tetapi bagi orang yang lapar segala yang pahit dirasakan manis.
       27:8    Seperti burung yang lari dari sarangnya demikianlah orang yang lari dari kediamannya.
       27:9    Minyak dan wangi-wangian menyukakan hati, tetapi penderitaan merobek jiwa.
       27:10  Jangan kautinggalkan temanmu dan teman ayahmu. Jangan datang di rumah saudaramu pada waktu engkau malang.
               Lebih baik tetangga yang dekat dari pada saudara yang jauh.
       27:11  Anakku, hendaklah engkau bijak, sukakanlah hatiku, supaya aku dapat menjawab orang yang mencela aku.
       27:12  Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu
               kena celaka.
       27:13  Ambillah pakaian orang yang menanggung orang lain, dan tahanlah dia sebagai sandera ganti orang asing.
       27:14  Siapa pagi-pagi sekali memberi selamat dengan suara nyaring, hal itu akan dianggap sebagai kutuk baginya.
       27:15  Seorang isteri yang suka bertengkar serupa dengan tiris yang tidak henti-hentinya menitik pada waktu hujan.
       27:16  Siapa menahannya menahan angin, dan tangan kanannya menggenggam minyak.
       27:17  Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
       27:18  Siapa memelihara pohon ara akan memakan buahnya, dan siapa menjaga tuannya akan dihormati.
       27:19  Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.
       27:20  Dunia orang mati dan kebinasaan tak akan puas, demikianlah mata manusia tak akan puas.
       27:21  Kui untuk melebur perak dan perapian untuk melebur emas, dan orang dinilai menurut pujian yang diberikan
               kepadanya.
       27:22  Sekalipun engkau menumbuk orang bodoh dalam lesung, dengan alu bersama-sama gandum, kebodohannya tidak
               akan lenyap dari padanya.
       27:23  Kenallah baik-baik keadaan kambing dombamu, perhatikanlah kawanan hewanmu.
       27:24  Karena harta benda tidaklah abadi. Apakah mahkota tetap turun-temurun?
   584   585   586   587   588   589   590   591   592   593   594