Page 506 - ALKITAB
P. 506

41:5    Siapa dapat membuka pintu moncongnya? Di sekeliling giginya ada kengerian.
       41:6    Punggungnya adalah perisai-perisai yang bersusun, terlekat rapat seperti meterai.
       41:7    Rapat hubungannya yang satu dengan yang lain, sehingga angin tidak dapat masuk;
       41:8    yang satu melekat pada yang lain, bertautan tak terceraikan lagi.
       41:9    Bersinnya menyinarkan cahaya, matanya laksana merekahnya fajar.
       41:10  Dari dalam mulutnya keluar suluh, dan berpancaran bunga api.
       41:11  Dari dalam lubang hidungnya mengepul uap bagaikan dari dalam belanga yang mendidih dan menggelegak isinya.
       41:12  Nafasnya menyalakan bara, dan nyala api keluar dari dalam mulutnya.
       41:13  Di dalam tengkuknya ada kekuatan; ketakutan berlompatan di hadapannya.
       41:14  Daging gelambirnya berlekatan, melekat padanya, tidak tergerak.
       41:15  Hatinya keras seperti batu, keras seperti batu kilangan bawah.
       41:16  Bila ia bangkit, maka semua yang berkuasa menjadi gentar, menjadi bingung karena ketakutan.
       41:17  Bila ia diserang dengan pedang, ia tidak mempan, demikian juga dengan tombak, seligi atau lembing.
       41:18  Besi dirasanya seperti jerami, tembaga seperti kayu lapuk.
       41:19  Anak panah tidak dapat menghalau dia, batu umban seolah-olah berubah padanya menjadi jerami.
       41:20  Gada dianggapnya jerami dan ia menertawakan desingan lembing.
       41:21  Pada bagian bawahnya ada tembikar yang runcing; ia membujur di atas lumpur seperti pengeretan pengirik.
       41:22  Lubuk dibuatnya berbual-bual seperti periuk, laut dijadikannya tempat memasak campuran rempah-rempah.
       41:23  Ia meninggalkan jejak yang bercahaya, sehingga samudera raya disangka orang rambut putih.
       41:24  Tidak ada taranya di atas bumi; itulah makhluk yang tidak mengenal takut.
       41:25  Segala yang tinggi takut kepadanya; ia adalah raja atas segala binatang yang ganas."

       Ayub mencabut perkataannya dan menyesalkan diri
       (Ayub 42:1-6)


       42
       42:1    Maka jawab Ayub kepada TUHAN:
       42:2    "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.
       42:3    Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku
               telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.
       42:4    Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu
               Aku.
       42:5    Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
       42:6    Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

       Keadaan Ayub dipulihkan
       (Ayub 42:7-17)

       42:7    Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Teman: "Murka-Ku
               menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti
               hamba-Ku Ayub.
       42:8    Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub,
               lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta
               doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap
               kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."
       42:9    Maka pergilah Elifas, orang Teman, Bildad, orang Suah, dan Zofar, orang Naama, lalu mereka melakukan seperti apa
               yang difirmankan TUHAN kepada mereka. Dan TUHAN menerima permintaan Ayub.
       42:10  Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN
               memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.
       42:11  Kemudian datanglah kepadanya semua saudaranya laki-laki dan perempuan dan semua kenalannya yang lama, dan
               makan bersama-sama dengan dia di rumahnya. Mereka menyatakan turut berdukacita dan menghibur dia oleh
               karena segala malapetaka yang telah ditimpakan TUHAN kepadanya, dan mereka masing-masing memberi dia uang
               satu kesita dan sebuah cincin emas.
       42:12  TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia
               mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai
               betina.
       42:13  Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan;
       42:14  dan anak perempuan yang pertama diberinya nama Yemima, yang kedua Kezia dan yang ketiga Kerenhapukh.
       42:15  Di seluruh negeri tidak terdapat perempuan yang secantik anak-anak Ayub, dan mereka diberi ayahnya milik pusaka
               di tengah-tengah saudara-saudaranya laki-laki.
       42:16  Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya
               sampai keturunan yang keempat.
       42:17  Maka matilah Ayub, tua dan lanjut umur.
   501   502   503   504   505   506   507   508   509   510   511